Sabtu, 24 April 2010

gomennasai...

Pernahkah anda berfikir? Diluar sana ada seorang pria yang sangat mencintai anda, walaupun pada awalnya anda tidak mencintai dia, anda mencoba untuk mencintai. Setelah menjalani itu, anda tidak merasa bahagia. Namun, ia tetap mencintai anda. Anda berusaha memberikan pengertian, menolak secara halus. Karena anda merasa terbebani dengan cinta itu.
Anda merasa bahwa cinta itu beban bila anda tidak tidak bisa membalas cinta itu. Anda tidak bahagia atau bahkan ingin menangis mengingat adanya cinta itu. Cinta yang terlalu dalam untuk anda selami. Walaupun cinta itu mengaku cinta, tapi dia tidak pernah melihat sisi anda yang sebenarnya. Anda selalu berpikir, aku tidak sehebat itu untuk menerima cinta yang terlalu dalam ini.
Saat ini saya sedang dalam kondisi itu. Saya lelah dia terus menghantui hidup saya. Akhirnya saya putuskan untuk memberinya harapan. Lalu saya akan tunjukkan adanya diri saya. Saya bukanlah orang seistimewa itu untuk mendapatkan taburan cinta yang gemerlap. Apakah saya akan menyakitinya? Entahlah, tak ada jalan lain yang bisa saya pikirkan saat ini.
Saya tidak ingin cinta itu. Cinta yang ditaburi serpihan emas. Tidak. Saya tidak menginginkan cinta itu. Yang saya inginkan hanyalah, cinta bunga. Seperti bunga sakura, ringan, lembut namun tetap menyentuh.
Pada akhirnya, saya hanya ingin minta maaf. Karena tak bisa menerima cinta itu. Saya hanya berharap, saya dan kamu akan mendapat kebahagiaan masing-masing...

Kamis, 15 April 2010

OMOIDASHITA

huwaaaa.....

nonton bloody monday dan adalah melihat artis yang namanya SATO TAKERU. Biasa aja sih, cuma aja ngeliat dia itu ngingetin aku sama HATSUKOI aku. Dibilang mirip juga enggak. Toh, jenk punya kelemahan susah ngebedain wajah orang. Tapi, ga tau kenapa ngeliat orang itu, mengingatkan aku sama orang itu. Orang yang udah ilang dari kepala aku, tiba-tiba muncul lagi! Dan kangen, pengen ketemu..... Hikz..Omoidashita...


Padahal orang itu, mungkin lupa ma jenk. Bahkan mungkin udah ga inget pernah kenal m jenk (lebay).

Ya sudahlah, lagian jenk udah ga tau kabar dia lagi. Satu-satunya yang bisa jenk lakuin cuma terus jalan ke depan. Makasih buat semua kenangan indah itu.



"the one that luv u, kp" that's still in my memorize.


Love u too. Itulah yang harusnya jenk bilang ma kamu 5 tahun yang lalu (udah kadaluarsa sekarang mah)

Jumat, 09 April 2010

GengGong

Geng ternyata bukan hanya permasalahan diantara anak SMP atau SMA. Bahkan, para mahasiswa-pun masih mempermasalahkan hal yang cukup sensitif ini.

Bagi saya yang masuk kedalam 'geng', geng tidak selalu dalam konotasi yang buruk. bukan geng seperti geng motor maksud saya. Saya berada ditengah teman-teman yang saya sayangi dan menyayangi saya, orang bilang itu adalah geng, menurut saya, kami adalah keluarga.

Banyak orang yang pro dan kontra mengenai geng ini. Saya sangat sedih bila ada yang berfikir negatif mengenai keluarga saya. Di luar geng saya, banyak yang mempersalahkan. Seperti pertanyaan-pertanyaan dibawah ini.

1. Mengapa berkumpul dengan orang yang itu-itu saja?
Pendapat saya : Apa salahnya berkumpul dengan orang-orang yang dapat membuat kami nyaman satu sama lain. Berkumpul dengan orang-orang yang mempunyai presepsi-presepsi yang sama. Sama seperti organisasi pecinta alam misalnya, di perkumpulan itu, orang-orang yang mencinta alam, berkumpul bersama dan melakukan banyak aktifitas. Begitu juga kami, kami mempunyai hobi yang sama dan melakukan kegiatan-kegiatan yang menurut saya tidak mengganggu orang lain.
Lagipula kami juga bukannya tidak berinteraksi dengan orang lain diluar geng kami. Kamipun tidak menutup diri kepada orang lain yang ingin mengenal kami. Kami bukan organisasi rahasia yang perlu ditakuti adanya.

2. Mengapa memberi nama pada geng?
Pendapat saya : Di kampus saya, terutama diangkatan saya banyak sekali geng. Hang out dengan orang yang itu-itu saja. Namun, yang menjadi masalah adalah kami secara tidak sengaja memproklamirkan nama kami sebagai 'keluarga mengeong'. Toh, saya rasa itu hanya sebagai lelucon saja. Tidak mempunyai makna tertentu. Tanpa nama itupun kami akan selalu bersama-sama.

Sabtu, 03 April 2010

di cintai atau mencintai

ada banyak hal yang aku impikan...
salah satunya d cintai oleh orang yg aku cintai...

jatuh cinta pada cowok yang kebetulan mencintaiku,
lalu mengalami banyak hal romantis,
pada akhirnya menikah dan bahagia selama-lamanya..
happy ever after...

begitulah..

lalu bagaimana jika aku berada dalam keadaan harus memilih dicintai atau mencintai?

aku yang mencintai orang itu, namun dia tetap setia pada cinta pertamanya...
walaupun itu menyakitinya...
tapi, aku juga dicintai oleh orang lain yang menganggap aku cinta pertamanya,
dan tetap setia...walaupun aku sudah menolaknya beberapa kali..

manakah yang lebih membuatku bahagia??

manakah yang sebenernya aku butuhkan??

manakah yang dapat membuat semuanya berakhir bahagia?